DNAPRO

Yuk Simak Pembahasan Strategi Breakout

Yuk Simak Pembahasan Strategi Breakout

Yuk Simak Pembahasan Strategi Breakout - Salah satu strategi trading menguntungkan di kalangan trader forex adalah breakout. Disebut trading menguntungkan karena breakout ini memungkinkan trader untuk mendapatkan ratusan pip saat breakout terjadi. Sedangkan, trader yang tidak bisa mengantisipasi adanya breakout sudah pasti akan gigit jari saat harga bergerak ke arah berlawanan.

Breakout terjadi saat level harga tertentu dilampaui oleh pergerakan harga. Level harga yang dimaksud bisa berbentuk support & resistance, pivot points, fibonacci, dan lain sebagainya. Tujuan dari trading dengan strategi breakout ialah masuk ke pasar di saat breakout dimulai dan terus “menunggangi” trend yang dimulai oleh breakout tersebut, sampai reversal yang baru terbentuk.

Banyak orang yang tertarik untuk menjadi seorang trader forex dikarenakan dinamisnya pergerakan harga mata uang di pasar forex. Namun jika seorang trader tidak hati-hati, pergerakan yang dinamis ini yang justru akan “membantai” para trader pemula.

Maka dari itu di artikel kali ini, kita akan membahas salah satu strategi yang paling efektif untuk menaklukkan dinamisnya pergerakan harga di pasar forex, yakni breakout trading. Dari pada ikut-ikutan orang untuk trading di saat kondisi pasar sedang volatile, kita akan mencoba untuk melihat pair mana yang volatilitasnya rendah, lalu menunggu sampai breakout terjadi dan meraih banyak keuntungan!

Jenis-Jenis Breakout

Ada dua jenis breakout yang biasa terjadi di pasar forex. Yakni continuation breakout dan reversal breakout. Mengetahui seperti apa pergerakan yang dibentuk oleh kedua breakout ini akan membantu anda untuk mendapatkan seperti apa gambaran umum yang sedang terjadi di pasar forex.

Continuation Breakout

Sering kita temukan pergerakan trend seakan terhenti dan kondisi pasar berubah menjadi sideways sebelum trend tersebut berlanjut ke arah yang sama. Breakout yang seperti ini dinamakan dengan continuation breakout. Skema sederhananya seperti berikut: uptrend – sideways – uptrend atau downtrend – sideways – downtrend. Trader biasa menyebut gerakan di antara kedua trend ini sebagai konsolidasi.

Reversal Breakout

Sebaliknya, reversal breakout adalah kondisi di mana trend yang terbentuk setelah breakout bergerak ke arah yang berlawanan dibandingkan sebelum terjadinya konsolidasi. Skema sederhananya adalah sebagai berikut: downtrend – konsolidasi – uptrend atau uptrend – konsolidasi – downtrend.

False breakout False breakout adalah ketika harga menembus level support/resistance yang terjadi saat konsolidasi, namun tidak melanjutkan pergerakan arah tersebut. Yang terjadi justru hanyalah lonjakan harga yang begitu cepat namun kemudian harga kembali bergerak di koridor support & resistance konsolidasi. Berikut contoh gambarnya:

Ada banyak sekali trader yang terkecoh dengan adanya fakeout ini dan mengakibatkan mereka tidak bisa mendapatkan keuntungan dari trading. Cara paling tepat untuk menghindari fakeout ini adalah dengan cara menunggu sampai harga berbalik arah ke sebelumnya dan melihat apakah harga membentuk harga tertinggi yang baru (untuk kondisi uptrend) atau harga terendah yang baru (untuk kondisi downtrend).

Cara lainnya adalah dengan tidak buru-buru buka posisi saat pertama kali anda melihat adanya breakout. Tunggulah sampai anda benar-benar bisa memastikan bahwa memang terjadi uptrend atau downtrend setelah masa konsolidasi. Kekurangannya, anda akan ketinggalan beberapa pip yang mungkin bisa menambah pundi-pundi dollar anda.

Mengukur Kekuatan Breakout

Mengetahui kekuatan sebuah breakout bagaikan mendapatkan kepastian bahwa memang ada breakout yang sedang berlangsung. Trader biasanya menggunakan sejumlah indikator untuk membaca kekuatan trend. Umumnya, indikator yang digunakan adalah MACD dan RSI.

  • MACD

Untuk mengetahui seberapa kuatnya trend yang sedang berlangsung bisa dengan melihat panjangnya histogram yang ada di indikator MACD. Makin panjang histogram, maka makin kuat momentum breakout yang terjadi. Jika histogram pendek, bisa jadi kondisi pasar sedang ranging.

  • Relative strength index (RSI)

RSI adalah indikator lainnya yang banyak digunakan oleh trader untuk mencari konfirmasi breakout. Cara yang biasa digunakan untuk mengidentifikasi adanya breakout adalah dengan mencari divergence. Ketika pergerakan harga memperlihatkan higher high, sementara RSI menunjukkan lower high, maka kemungkinan datangnya breakout semakin kuat.

Kesimpulannya, apapun strategi yang digunakan dalam trading, hendaknya selalu waspada. Penggunaan robot forex dalam tradingpun menjadi”jalan ninja” yang marak saat ini bagi para trader. Mengingat kemudahan yang diperoleh dari pemanfaatan robot forex tersebut.

Leave A Comment

  • Your fullname is required
    • Valid email is required.
    • Please,leave us a message.