DNAPRO

Teknik Scalping Juga Ada Risikonya Loh!

Teknik Scalping Juga Ada Risikonya Loh!

Teknik Scalping Juga Ada Risikonya Loh! - Apa yang dimaksud dengan scalping forex? Scalping forex adalah gaya trading yang diterapkan oleh pedagang valas untuk membeli atau menjual pasangan mata uang dan kemudian menahannya untuk waktu yang singkat dalam upaya untuk meraih keuntungan. Scalper forex biasanya akan menahan perdagangan selama beberapa detik hingga menit, dan membuka dan menutup beberapa posisi dalam satu hari.

Poin Penting

• Scalping forex menyertakan pembelian dan penjualan mata uang, umumnya dengan waktu tunggu yang singkat dan dengan beberapa trading yang dilakukan setiap hari.

• Scalper forex membatasi risiko tetap kecil dalam upaya mengidentifikasi pergerakan harga kecil untuk meraih keuntungan. Pergerakan harga yang kecil dapat menjadi uang dalam jumlah yang signifikan dengan leverage dan ukuran posisi yang besar.

• Leverage, spread, biaya, dan slippage adalah semua risiko yang perlu dikelola dan diperhitungkan oleh scalper semaksimal mungkin.

Pahami Scalping Forex

Scalper forex umumnya memakai leverage, hal inilah yang memungkinkan ukuran posisi lebih besar, sehingga sedikit perubahan harga sama dengan keuntungan yang lumayan. Contohnya, keuntungan lima pip dalam EUR / USD pada posisi $ 10.000 ( lot mini ) adalah $ 5, sedangkan pada posisi $ 100.000 ( lot standar ), pergerakan lima pip setara dengan $ 50.

Teknik scalping mulai naik daun di saat-saat setelah rilis data penting seperti laporan ketenagakerjaan AS dan pengumuman suku bunga. Hal ini disebabkan jenis rilis berita berdampak tinggi ini mengakibatkan pergerakan harga yang signifikan dalam waktu singkat. Ini sangat ideal untuk scalper yang ingin masuk dan keluar dari trading dengan cepat. Karena volatilitas yang melonjak, ukuran posisi dapat diperkecil untuk meminimalisir risiko. Sedangkan seorang trader biasanya mencoba untuk meraih 10 pip dalam trading, setelah pengumuman berita utama, mereka mungkin dapat menghasilkan 20 pip atau lebih, misalnya.

Risiko Scalping Forex

Scalping forex tentu mempunyai risiko, seperti semua gaya trading. Sementara keuntungan dapat terakumulasi dengan cepat jika banyak perdagangan yang menguntungkan dilakukan, kerugian juga dapat meningkat dengan cepat jika trader tidak paham apa yang mereka lakukan atau memanfaatkan sistem yang salah.

Leverage dan ukuran posisi yang ditingkatkan juga dapat menyebabkan risiko. Bayangkan jika seorang trader mempunyai $ 10.000 di akun mereka tetapi memakai ukuran posisi $ 100.000. Ini sebanding dengan leverage 10: 1. Asumsikan trader sanggup menghadapi risiko lima pip pada setiap trading, dan mencoba keluar ketika mereka memiliki keuntungan 10 pip.

Ini adalah sistem yang layak, tetapi terkadang pedagang tidak akan bisa keluar untuk kerugian lima pip. Pasar mungkin mengahdapi gap lewat titik stop loss mereka, dan mereka akhirnya keluar dengan kerugian 20 pip. Rencana ini, yang dikenal sebagai slippage , biasa terjadi di sekitar pengumuman berita utama. Oleh sebab itu, mereka kalah empat kali lipat dari yang mereka harapkan. Beberapa skenario selip ini dapat menghabiskan akun dengan cepat.

Jika spread atau komisi terlalu banyak, atau harga di mana seorang trader dapat berdagang terlalu dibatasi, peluang para scalper forex untuk berhasil akan sangat berkurang.

Strategi Scalping Forex

Ada bermacam-macam strategi dalam trading, walaupun umumnya mereka termasuk dalam beberapa kategori besar.

Strategi perdagangan tren melibatkan masuk ke arah tren, mencoba untuk meraih keuntungan jika tren berlanjut.

Perdagangan countertrend lebih sulit dilakukan bagi seorang scalper, tetapi melibatkan pengambilan posisi yang berlawanan dengan arah tren. Perdagangan seperti itu akan dilakukan ketika trader mengharapkan tren untuk berbalik atau mundur .

Strategi jangkauan mengidentifikasi area support dan resistance dan lalu trader mencoba untuk membeli di dekat support dan menjual di dekat resistance. Trader meraup untung dari aksi harga berosilasi.

Pedagang statistik mencari pola atau anomali yang kerap terjadi mengingat kondisi tertentu. Ini mungkin termasuk membeli / menjual dan menahan posisi selama lima menit jika pola grafik tertentu muncul pada waktu tertentu, misalnya. Statistik strategi scalping forex sering kali berpatokan pada waktu, harga, hari dalam seminggu, atau pola grafik.

Leave A Comment

  • Your fullname is required
    • Valid email is required.
    • Please,leave us a message.