DNAPRO

Pro dan Kontra Banting Setir Menjadi Full Time Trader

Pro dan Kontra Banting Setir Menjadi Full Time Trader

Pro dan Kontra Banting Setir Menjadi Full Time Trader - Tentu Anda sudah tidak asing lagi dengan istilah “full time trader” atau “trader for living”; seseorang yang menggantungkan penghasilan utamanya secara penuh dari aktivitas trading. Menjadi trader penuh waktu yang sukses adalah salah satu cita-cita yang diidam-idamkan sebagian besar trader. Pasalnya, hanya dari rumah, kita sudah bisa meraih kebebasan secara finansial. Tetapi yang menjadi pertanyaan, apakah menjadi full time trader memang seindah yang dibayangkan? Sebelum tenggelam ke dalam imajinasi, yuk kita bahas pro dan kontra menja full time trader!

1. Bos Di Bisnis Ini

Anda adalah boss dari bisnis tersebut. Nah di sinilah letak keunggulan menjadi full time trader. Anda bisa menentukan kapan harus melakukan perdagangan dan kapan tidak, dan tidak ada yang akan memaksa Anda untuk bekerja. Selain itu, Anda juga bisa menentukan frekuensi harian sendiri. Anda dapat memilih untuk trading secara agresif dengan risk/reward ratio serta volume trading yang lebih besar ataupun sebaliknya. Semuanya tergantung pada pilihan Anda.

2. Lebih Fokus Pada Trading Keuntungan

Kebebasan untuk fokus hanya pada trading Anda. Tidak seperti part time trader yang masih harus menyeimbangkan antara trading dan pekerjaan lain yang menjadi sumber penghasilan utama, full time trader memiliki lebih banyak waktu untuk menganalisa pasar dan mengatur strategi trading.

3. Lebih Tanggap Dengan Perubahan Pasar

Pasar forex memiliki volatilitas harga yang tinggi dan bisa menimbulkan kejutan di saat-saat tak terduga. Jika Anda seorang part-time trader, adanya perubahan kondisi pasar yang ekstrem di saat jam kerja tentu akan menjadi faktor yang tak bisa dikendalikan. Bagaimana jika saat itu Anda punya posisi yang masih floating? Atau, bagaimana bila ternyata perubahan tersebut menciptakan peluang jangka pendek yang sangat menjanjikan dan cocok dengan strategi Anda? Apabila Anda menjadi full time trader, hal-hal tersebut akan sirna dari daftar kekhawatiran Anda. Karena Anda telah mendedikasikan waktu secara penuh untuk menjadi trader, maka perubahan kondisi pasar bisa direspon dengan segera; baik untuk sekedar meminimalisir risiko ataupun memanfaatkan peluang yang hadir di depan mata.

4. Bisa Menemukan Lebih Banyak Peluang Trading

Keunggulan menjadi full time trader yang satu ini mungkin hanya berlaku bagi mereka yang menerapkan strategi jangka pendek. Pasalnya, strategi-strategi seperti Scalping atau Day Trading memang menuntut trader untuk lebih aktif menganalisa pasar dan bertindak memanfaatkan peluang yang ada. Bagaimana hal itu bisa dilakukan secara optimal jika Anda masih setengah-setengah dalam menyediakan waktu untuk trading?

Kontra Menjadi Full Time Trader

1. Terlalu Bergantung Pada Profit Trading

Karena Anda sudah menjadikan trading forex sebagai penghasilan utama, maka profit menjadi satu-satunya pendapatan untuk memenuhi kebutuhan seharisehari. Bukan hanya kebutuhan sekunder dan tersier, tapi juga kebutuhan pokok yang harus selalu dipenuhi. Oleh karena itu, jika tingkat profit Anda menurun karena hal-hal di luar perhitungan, maka uang untuk kebutuhan pokok juga akan terancam. Ini bisa menjadi beban mental tersendiri bagi trader yang belum punya cukup pengalaman.

2. Perlu Pengetahuan Dan Pengalaman Trading Yang Matang

Banyak ahli menyarankan jika trader yang masih pemula sebaiknya tidak langsung terjun menjadi full time trader. Pasalnya, meski kedengaran menarik karena bisa mendapatkan keuntungan dari rumah, menjadi full time trader sebenarnya sangat berisiko karena beban profit konsisten yang harus didapatkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Maka dari itu, Anda harus bersabar melatih diri sampai pengetahuan dan pengalaman yang didapatkan dianggap cukup untuk menjadi full time trader.

3. Lebih Berisiko Terkena Stres

Apabila Anda tidak bisa menyeimbangkan waktu antara trading dan saat untuk bersantai, maka Anda akan mudah terjebak “kecanduan” trading yang justru bisa sangat berbahaya. Selain itu, full time trader akan lebih intens dalam menganalisa harga, memonitor posisi, dan mengevaluasi trading yang telah dijalankan. Jika ada perubahan yang kurang menguntungkan, Anda akan lebih rentan mengalami stres karena adanya tuntutan bahwa trading forex adalah sumber penghasilan utama Anda.

Leave A Comment

  • Your fullname is required
    • Valid email is required.
    • Please,leave us a message.