DNAPRO

Pelajari Kesalahan Saat Day Trading

Pelajari Kesalahan Saat Day Trading

Pelajari Kesalahan Saat Day Trading - Banyak orang yang terjebak di rumah sejak pandemi virus corona, banyak juga yang mencoba peruntungan dengan menanam modal pada saham online. Beberapa perusahaan pialang terkemuka telah melaporkan lonjakan akun baru sejak sebagian besar orang-orang harus melakukan segala aktivitas mereka dari rumah.

Memang, dengan nol komisi, perdagangan saham tampaknya merupakan cara mudah untuk menghasilkan uang dengan cepat. Sayangnya, sebagian besar trader baru membuat kesalahan sebagai pemula yang mengakibatkan mereka mengalami kerugian.

Perdagangan saham adalah permainan berisiko tinggi, jadi jika Anda ingin terjun ke dalamnya, setidaknya pelajari cara meningkatkan peluang Anda. Berikut adalah, 

7 kesalahan perdagangan umum dan cara menghindarinya

1. Taruhan besar dan terlalu percaya diri

Ingin kehilangan uang anda dengan cepat ? Buatlah taruhan perdagangan saham yang sangat besar, seperti pemain roulette yang mempertaruhkan semuanya dengan warna merah atau hitam. Faktanya, taruhan perdagangan besar adalah bentuk perjudian.

Mulailah trading dengan dana minim setidaknya dibawah 100 bagian saham. Jangan melakukan trading dengan jumlah dana di luar kemampuan Anda apabila merugi ketika melakukan trading.

2. Overtrading

Banyak trader membeli lusinan saham yang sedang bergerak naik, berharap mendapat untung cepat. Day trading terlalu sering dan dengan membeli terlalu banyak saham adalah resep bencana.

Lakukanlah trading hanya dengan bermodalkan satu atau dua saham sehari. Mencoba mengelola sesuatu melebihi kapasitas terdengar seperti pesulap, bukan seorang trader. Meskipun aturan pola dari day trading terkesan sangat kaku karena Anda dibatasi untuk tiga perdagangan dalam periode lima hari jika Anda memiliki kurang dari $25.000 di akun Anda, tetapi hal ini berguna untuk mendorong Anda berdagang lebih sedikit namun lebih akurat.

3. Menahan Loss Terlalu Lama

Dapatkan pengalaman ketika tahu kapan harus stop loss. Jika Anda menjual terlalu cepat, Anda kehilangan potensi keuntungannya saat saham berbalik arah. Jika Anda terlambat menjual, Anda akan mengalami kerugian yang lebih besar. Kebanyakan trader pemula biasanya menahan loss mereka terlalu lama, berharap mereka akan kembali ke posisi semula.

4. Keuntungan Trading

Mengelola posisi kemenangan Anda sama sulitnya dengan mengelola yang kalah. Banyak trader yang menjual keuntungan mereka terlalu dini malah mengakibatkan kehilangan keuntungan yang lebih besar. Lebih buruknya lagi, jika mereka menahan beberapa keuntungan terlalu lama, posisi yang menguntungkan malah bisa balik ke nol lagi.

Solusinya: Rencanakan terlebih dahulu kapan harus menjual dan patuhi itu. Jika Anda meraih keuntungan, jual semuanya. Jika karena alasan tertentu Anda kesulitan melakukan itu, turunkan posisi kemenangan dengan menjual setengahnya sekarang dan sisanya nanti.

5. Terlalu Banyak Indikator Teknis

Banyak trader pemula percaya bahwa semakin banyak indikator pasar yang mereka gunakan, semakin baik, seolah-olah indikator akan membawa mereka ke ”Holy Grail”. Menonton terlalu banyak indikator itu sangat membingungkan dan mengganggu, dan hal ini menyebabkan ketidakfokusan Anda pada satu hal penting yaitu pasar saham itu sendiri.

Semakin sedikit indikator yang Anda gunakan, justru semakin baik. Pilih satu atau dua yang paling berhasil (Anda harus bereksperimen untuk menemukan mana yang cocok untuk Anda) dan kuasai.

6. Panic Buying

Trading saham telah menjadi hal yang populer. Fenomena panic buying yang berarti kelebihan membeli sesuatu ini terkadang menjamur di para trader pemula.

Banyak trader pemula yang terlarut dalam euforia saham yang sedang trending padahal momentum trading saat ini sudah mulai dilupakan. Namun jangan tergiur membeli saham hanya Karena sedang ada penawaran saham dengan harga rendah.

Membeli saham dengan harga ”panas” tentu saja berisiko dan harus dihindari karena momen tersebut dapat berbalik sewaktu-waktu melawan Anda. Tidak apa-apa untuk mengelola saham kuat yang harganya sedang tren lebih tinggi . Day trading ini sendiri sudah cukup menguras emosi terlepas dari moemen jual beli Anda sebagai trader.

7. Tidak Cukup Latihan

Bacalah buku atau tonton video tentang day trading dan Anda mungkin berpikir Anda siap untuk terjun ke dalamnya. Tentu saja tidak Terlalu banyak uang dan terlalu sedikit pengalaman adalah kombinasi yang buruk. Sebelum mempertaruhkan sepeser pun pada saham, berlatihlah dengan akun perdagangan simulasi untuk membangun otot perdagangan Anda. Ketika Anda berani masuk, tradinglah dengan 100 saham atau kurang sampai Anda memahami bagaimana bagian dari pasar saham ini bekerja.

Leave A Comment

  • Your fullname is required
    • Valid email is required.
    • Please,leave us a message.