DNAPRO

Pahami Leverage dan Hubungannya Dengan Trading, Disini

Pahami Leverage dan Hubungannya Dengan Trading, Disini

Pahami Leverage dan Hubungannya Dengan Trading, Disini - Leverage secara umum merupakan penggunaan dana pinjaman untuk menaikkan potensi hasil (return) dari sebuah investasi. Di beragam kasus, leverage biasanya mampu juga menggambarkan kemampuan perusahaan dalam memanfaatkan dana yang mempunyai beban tetap untuk memaksimalkan kekayaan pemilik usaha.

Jika pemahaman secara umum tadi masih membingungkan bagi kalian, simak berikut beberapa pengertian leverage menurut beberapa ahli.

Agus Sartono

Dikutip dari bukunya (2008:257), leverage merupakan penggunaan asset serta sumber dana oleh perusahaan yang memiliki biaya tetap (beban tetap) yang bertujuan untuk menaikkan keuntungan potensial pemegang saham.

Susan Irawati

Sedangkan menurut Irawati, leverage adalah jumlah hutang yang digunakan untuk membiayai atau membeli aset perusahaan. Jadi sebuah perusahaan dengan jumlah hutang lebih besar dari equity bisa dianggap sebagi perusahaan yang tingkat leveragenya cukup tinggi.

Hubungan Leverage dan Trading

Seperti yang sudah kita bahas tadi, di dunia trading leverage itu merupakaan penggunaan dana pinjaman untuk menaikkan potensi return dari sebuah investasi. Pada trading forex, leverage tampil dengan rasio tertentu, seperti contohnya 1:25, 1:50, 1:100 dan begitu seterusnya. Besarnya angka menandakan berapa besaran modal (margin) yang diperlukan untuk meraih dana pinjaman.

Oleh karena itu, para trader forex disarankan memahami tentang leverage sebelum memulai bidang ini. Belum lagi saat ini, para broker pasti menawarkan fasilitas leverage untuk trader dengan besaran rasio yang bermacam-macam. Karena untuk para trader, semakin besar leveragenya, berarti semakin besar pula daya modal untuk melakukan trading.

Melalui penjelasan tadi, dapat kita simpulkan bahwa leverage adalah salah satu factor utama dalam dunia trading. Eksistensi leverage bisa memperkecil modal untuk bermain forex juga dalam meningkatkan kemampuan cost para trader saat bertransaksi.

Macam-Macam Leverage

Pada umumnya, leverage itu terbagi menjadi 3, yaitu

1. Operating Leverage

Bagi beberapa ahli, operating leverage adalah sejumlah dana dalam suatu perusahaan yang dimanfaatkan untuk operasional. Eksistensi operating leverage diperlukan dalam membantu menaikkan angka penjualan di suatu perusahaan. Karena dalam leverage tipe ini adanya biaya tetap adalah alasan sebuah perusahaan bisa menangani semua biaya operasional sehingga mampu memaksimalkan focus di bidang lain yang memerlukan investasi dalam bentuk yang besar. 

2. Financial Leverage

Sedangkan financial leveragee merupakan sumber dana dari luar perusahaan yang mempunyai beban tetap dalam dunia manajemen finansial.Leveragejeniss ini diharapkan bisa mengoptimalkan keuntungan karena mampu memberi keuntungan dalam jumlah yang lebih besar jika dibandingkan denganfixed costperusahaan.

3. Leverage Gabungan

Leverage gabungan muncul jika sebuah perusahaan mampu mendapatkan sekaligus mengeloloa operatingdanfinancial leveragedengann baik. Gabungan dari dua leverage tersebutt sangat bermanfaat bagi perusahaan karena tidak hanya memberikan keuntungan untuk pemilik usaha tetapi juga pemegang saham.

Risiko Leverage

Setiap gerakan dalam menaikkan keuntungan sebuah perusahaan pasti mempunyai risikonya masing-masing, begitu juga dengan leverage. Demi mencegah semua kemungkinan, entah baik ataupun buruk, tidak ada salahnya kita tahu apa saja risiko leverage yangg wajib diketahui oleh para trader, yaitu

1. Besaran Leverage Menentukan Keuntungan

Hal yang sangat vital dan wajib diingat adalah, tinggi rendahnya leverage tidakk berbanding lurus dengan keuntungan. Jadi semakin besar leverage, semakin sulit pula sebuah perusahaan untuk mencapai keuntungan. Maka dari itu sangat disarankan untuk memanfaatkan leverage dalam jumlah yang proposional saja

2. Mempengaruhi Beban Psikologi

Di bidang investasi, pasti akan selalu ada hokum”high risk, high return”. Itu berarti, semakin besar leverage yang digunakan dalam mengatur sebuah investasi, maka peluang menghadapi kerugian pun akan semakin besar pula. Inilah mengapa dapat disimpulkan bahwa meski posisi leverage dalam trading ini cukup penting, namun sebagai seorang pelaku investasi kita harus bijak dalam memutuskan setiap langkah keuangan. Sebab perhitungan atas pengembalian dana pinjaman ini adalah tanggung jawab suatu perusahaan.

Itu tadi penjelasan singkat tentang leverage. Semoga bacaan ini bermanfaat bagi kalian

Leave A Comment

  • Your fullname is required
    • Valid email is required.
    • Please,leave us a message.