DNAPRO

Mengenal Strategi Swing Trading

Mengenal Strategi Swing Trading

Mengenal Strategi Swing Trading  - Investasi saham memang terdengar membingungkan. Banyak istilah yang perlu kalian kenali dan pahami bila ingin mencoba menjadi investor saham. Salah satunya adalah swing trading. Sebuah strategi jual beli saham yang mampu memberi keuntungan besar, bahkan dalam waktu singkat.

Kalian penasaran bukan? Yuk pahami penjelasan tentang swing trading dalam investasi saham agar kalian menjadi trader yang kalian dan bisa meraup untung yang banyak.

Pengertian Swing Trading

Swing trading adalah strategi jual beli saham untuk meraih profit hanya dalam hitungan hari atau minggu. Pelaku swing trading biasanya disebut swing trader.

Dalam strategi swing trading lebih banyak memanfaatkan analisis teknikal dalam menentukan jual atau beli saham. Namun tidak mengabaikan analisis fundamental, tren, dan pola harga.

Taktik Swing Trading

Taktik swing trader biasanya mengambil posisi hold dalam jangka waktu tertentu, yaitu harian, mingguan atau bulanan, untuk meraih keuntungan dari naik turunnya harga saham.

Mereka mengenali tren di pasar, statistik saham dari sisi harga bahkan volume yang diperdagangkan. Kemudian dalam waktu singkat melakukan jual atau beli saham.

Dalam jangka pendek, cuan dari swing trading memang kecil. Mungkin 5% sampai 10% saja setiap minggu. Tetapi daripada rugi, lebih baik untung tips.

Dari Untung Kecil ke Untung Besar

Jika digabungkan, keuntungan yang diraih terbilang cukup sigfnifikan. Inilah yang menjadi fokus swing trader. Tapi jangan salah sangka, strategi swing trading mampu meraup keuntungan besar ketika harga saham tinggi di awal perdagangan. Selanjutnya ditahan, karena mungkin saja harganya bisa meningkat lagi. Atau jual sebagian saham, dan sisanya untuk jaga-jaga bila harga saham semakin naik.

Risiko Swing Trading

Melakukan strategi swing trading bagi pemain saham yang hkalianl sekalipun tidak lepas dari risiko. Bila meleset menganalisis tren maupun harga saham, Kalian akan rugi besar.

Membeli saham dengan jumlah yang banyak bukannya naik, tetapi kian menurun. Hal ini disebabkan oleh salah menghitung analisa. Namun tenang saja, risiko swing trading ini tetap bisa diminimalisir.

Cara menghindari risiko swing trading ;

Average Down

Average down merupakan strategi investasi dengan melakukan pembelian secara bertahap ketika harga saham turun.. Ini ibaratnya menghanyutkan uang untuk membeli saham yang harganya sudah jeblok dari awal.

Jika ditilik lagi, strategi average down akan membuat kalian mengalami kerugian makin besar jika saham yang dibeli harganya terus menurun. Nmaun, jika dilhat dari sisi baiknya, kelemahan ini mungkin saja mampu membalikkan situasi harga saham kembali meningkat. Bila ingin strategi ini berhasil, pilihlah perusahaan dengan tepat. Pilih dan belilah perusahaan dengan fundamental yang stabil dan peluang bertumbuhnya cukup besar. Bukan perusahaan yang pasti akan merugi.

Jangan sampai terjebak pada perusahaan yang tidak stabil.

Stop Loss

Harapan atau tebakan seringnya tak sejalan dengan fakta. Terbayang meraih untung besar namun ternyata sia-sia. Jika kalian melakukan swing trading namun malah mengalami kerugian, disarankan langsung untuk stop loss. Batasi kerugian dengan menerapkan nilai batasan harga terendah.

Stop loss buy berfungsi untuk meminimalisir kerugian pada transaksi sell. Stop loss sell fungsinya adalah membatasi kerugian pada transaksi buy.

Nah beberapa penjelasan diatas semoga membantu kalian dalam pemahaman swing trading. Apapun istilah dan strategi yang ada di pasar modal, perlu diingat investasi saham adalah investasi yang dikenal memiliki tingkat risiko tinggi dibanding investasi lainnya.

Tetapi risiko yang tinggi juga sebanding dengan keuntungan yang besar. Tak heran, banyak orang tergiur menanamkan modalnya di instrumen saham demi meraih keuntungan tinggi.

Hanya saja ketika Kalian sudah memutuskan terjun menjadi investor saham, Kalian harus belajar menekuni bagaimana cara bermain saham yang benar, termasuk mengelola risiko dalam berinvestasi sehingga terhindar dari kerugian.

Salah satu yang utama juga adalah belilah saham perusahaan yang Kalian kenali. Jangan membeli saham dengan bermodalkan insting. Dan juga, beli saham perusahaan yang usahanya bagus dan laba besar.

Ketika memilih perusahaan dengan yang untung besar, Kalian seperti mempunyai mesin pencetak uang. Selamat berinvestasi!

Leave A Comment

  • Your fullname is required
    • Valid email is required.
    • Please,leave us a message.