DNAPRO

Mari Kita Bedah Teknik Scalping Disini!

Mari Kita Bedah Teknik Scalping Disini!

Mari Kita Bedah Teknik Scalping Disini! - Teknik scalping merupakan metode yang digunakan seorang trader saat mengambil keuntungan kecil secara berkala dengan cara membuka dan menutup posisi beberapa kali dalam sehari. Dengan cara ini, trader mencoba untuk meraih keuntungan pada saat pergerakan cepat terjadi. Seorang scalper akan bergerak dengan cepat ketika perilisan data ekonomi atau berita signifikan yang mempengaruhi pergerakan ekonomi berlangsung.

Umumnya para trader menggunakan strategi scalping dalam merencanakan teknik entry dan exit terbaik dengan harapan dapat memaksimalkan potensi keuntungan dan membatasi loss sesuai pengaturan manajemen risiko. Strategi ini juga cukup naik daun di kalangan para trader Indonesia. Strategi ini bisa menyentuh frekuensi trading yang sangat tinggi yang mencakup puluhan hingga ratusan dalam sehari. Meskipun rata-rata keuntungan per posisi terhitung minim, yang hanya mencapai sekitar 5-15 pips.

Biasanya, para trader forex yang memanfaatkan strategi scalping akan membiarkan posisi mereka terbuka dalam kurun waktu yang cukup lama. Hal ini bertujuan untuk mereka agar mampu meraih keuntungan besar yang berkisar antara 20 hingga 1000 pips.

Sementara dalam dunia trading scalping, metode ini malah tidak akan kalian temui karena para scalper umumnya akan mengambil keuntungan-keuntungan minim yang dapat mereka raih hanya dalam beberapa menit. Dan juga, hal ini dilakukan secara berturut-turut sampai menyentuh target profit harian yang diharapkan.

Kali ini, mari kita bahas fakta-fakta yang perlu diketahui dalam teknik scalping.

7 Fakta Yang Perlu Diketahui Dalam Teknik Scalping.

1. Harus Gigih dan Konsentrasi

Memonitor komputer kalian selama proses trading adalah alasan mengapa teknik ini membutuhkan kegigihan dan konsentrasi yang tinggi. Teknik ini pada dasarnya memiliki pergerakan yang semuanya serba cepat sehingga jangan sampai ada yang teralihkan. Kondisi kesehatan dan mental yang seimbang tentu akan sangat mempengaruhinya.

2. Koneksi Internet Cepat dan Stabil

Karena semuanya serba cepat dalam teknik ini, tentu koneksi internet yang stabil menjadi slaah satu penunjangnya. Bila menemukan kesalahan pada sistem, seorang scalper tentunya harus menghubungi broker sesegera mungkin untuk tindakan selanjutnya.

3. Evaluasi Aktivitas Trading

Mengevaluasi kembali aktivitas kalian selama proses trading tentu akan membantu kalian dalam upaya meningkatkan skill trading kalian. Ada banyak cara yang bisa dilakukan, seperti merekam aktivitas trading atau melakukan screenshot pada trading kalian dan buatlah printcopy untuk disimpan dan dipelajari kembali di akan dating.

4. Memerlukan Strategi

Para trader pemula banyak yang tergiur dengan teknik scalping ini karena terkesan mampu menghasilkan keuntungan per hari tanpa harus membuka posisi selama berjam-jam. Namun tentu saja, menggunakan teknik apapun dalam trading pasti ada strateginya, hal ini untuk meminimalisir kerugian kalian.

5. Tidak Untuk Semua Mata Uang

Karena likuiditas yang tinggi sangat dibutuhkan dalam melakukan teknik ini, maka sangat disarankan hanya menggunakan mata uang mayor. Hal ini karena mata uang mayor diperdagangkan secara luas dalam pasar forex jadi mata uang mayor dianggap memiliki likuiditas yang tinggi.

6. Tidak Disarankan Oleh Broker

Tidak semua broker mengijinkan tradernya menggunakan teknik scalping ini. Meskipun terkadang teknik ini memberikan keuntungan bagi mereka. Meski menimbulkan keuntungan, trader yang menggunakan teknik ini akan membuka dan menutup puluhan hingga ratusan posisi, sehingga hal ini memberikan efek ke server broker.

7. Ada Waktu Tertentu

Waktu adalah salah satu faktor kesuksesan dalam bertrading dengan teknik scalping. Kapan waktu dan kondisi yang tepat? Terdapat dua tipe waktu yang ditentukan oleh scalper. Waktu di mana saat arah perdagangan tidak menentu dan waktu di mana perdagangan sangat terarah, likuid, dan volalitas tinggi. Kedua situasi ini ditentukan berdasarkan strategi trading masing-masing. Kendati demikian, bagi para scalper yang berpengalaman umumnya tidak akan menahan posisinya terlalu lama. Mereka tidak akan memiliki kecenderungan memilih kondisi di mana pasar sedang dalam pergerakan yang tinggi.

Kesimpulannya, teknik scalping ini sebenarnya adalah teknik yang mengandalkan analisa teknikal. Jika kalian tertarik dengan teknik ini namun masih belum memahami betul, ada baiknya jika kalian mencari ilmu pada trader professional yang sudah terjun menjadi scalper sebelumnya.

Apapun strategi pengembangan dana yang ingin kalian tekuni, pastikan memilih instrumen investasi dan tekniknya sesuai kebutuhan ya.

Leave A Comment

  • Your fullname is required
    • Valid email is required.
    • Please,leave us a message.