DNAPRO

Apa Itu Manajemen Keuangan Dalam Forex?

Apa Itu Manajemen Keuangan Dalam Forex?

Apa Itu Manajemen Keuangan Dalam Forex? - Diperlukan kesabaran ekstra memang untuk bisa sukses dalam bidang forex, selain pengetahuan yang cukup, bisa cepat adaptasi dengan kondisi market, dan juga hal lainnya. Sama dengan sukses dalam trading forex, trader butuh rencana trading yang komplit dan matang.

Banyak trader yang kurang terencana dalam melakukan tradingnya sehingga mengalami kerugian. Masalah keuangan salah satunya. Tata kelola keuangan yang sering diacuhkan oleh para trader pun menjadi salah satu penyebab mereka kehilangan uang. Padahal, hal ini sangat krusial pasar forex memiliki tingkat volatilitas.

Adapun beberapa tips yang dapat kalian terapkan dalam pengelolaan keuangan selama menekuni trading forex. Berikut tips-tipsnya ;

5 Tips Pengelolaan Keuangan Selama Menekuni Trading Forex

Perhitungkan Risiko Modal

Perkirakanlah semua risiko yang kemungkinan terjadi saat trading. Contohnya peluang merih profit lebih rendah dari potensi keuntungan yang bisa di raih. Trader dapat menggunakan kalkulator trading untuk menghitung pasti berapa besar kemungkinan risiko yang di dapat.

Kebanyakan manajemen keuangan berawal dari hal ini, yaitu menghitung rasio risiko dan profit. Contohnya, jumlah risiko modal keseluruhan yang dimiliki trader dapat menentukan position sizing. Umumnya, risiko modal keseluruhan dalam akun trading mestinya tidak melebihi 2%.Di setiap trading, risiko idealnya tak lebih dari 1% dari modal trading.

Menjadi Realistis

Hal yang membuat trader pemula cenderung agresif dalam pasar saham adalah karena harapan yang mereka taruh terlalu tinggi. Trader seperti ini biasanya terjebak dengan asumsi bahwa forex itu mudah. Melalui trading agresif, trader mengira mampu meraih ROI secepat mungkin.Padahal seberapa konsisten keuntungan yang didapat itu lebih baik dari seberapa cepat keuntungan yang dikumpulkan.

Jangan Menjadi Agresif

Teruntuk para trader pemula, ketahuilah ini salah satu alasan yang sering kalian lakukan, yaitu trading terlalu agresif. Padahal, hanya dengan kekalahan kecil saja sudah bisa mengguncang modal akun trading, yang jika dihitung secara keseluruhan akan berdampak ke risiko yang tinggi.

Cara terbaik mengenali tingkat risiko yang tepat yaitu dengan menyesuaikan position sizing dengan volatilitas mata uang yang ditransaksikan. Namun jangan lupa, makin tinggi volatilitas mata uang, cukup gunakan position sizing kecil. Jika volatilitas rendah, maka hal sebaliknya akan berlaku.

Pahami Leverage

Leverage memberikan peluang bagi trader untuk meraih profit beberapa kali lipat dari modal trading kecil, tetapi juga meningkatkan peluang risiko. Leverage adalah alat yang sangat bermanfaat dan sangat penting untuk memahami ukuran leverage yang disediakan broker karena risiko besarnya.

Broker memberi leverage ke dalam akun sehingga memungkinkan trading dengan profit besar. Namn berhati-hatilah dalam menggunakannya. Contohnya, leverage 1:200 untuk akun USD 400, artinya trader bisa membuka posisi trading hingga sejumlah USD 80,000. Jika leverage 1:500, artinya trading maksimal mencapai USD 200,000.

Kekurangannya, trader akan lebih mudah terekspos risiko jika mengambil leverage besar. Bagi trader pemula, baiknya hindari ini. Pertimbangkan memakai leverage jika sudah benar benar paham tentang risiko kerugiannya. Garis besarnya, selain membantu, leverage kadang merugikan.

Gunakan Stop Loss

Satu kiat utama manajemen keuangan forex yaitu menggunakan stop-loss di berbagai situasi trading. Order stop-loss akan melindungi modal yang ditaruh dalam market. Karena selalu ada peluang kalah trading, atur stop-loss dengan tak lebih 2% dari total akun trading yang dimiliki.

Bayangkan dalam akun trading ada modal USD 20,000, dan stop-loss ditempatkan 40 pip di tiap trading. Jadi, jika hasil trading tak sesuai, kerugian maksimal yang bisa dicapai hanya USD 80. Namun, di mana stop-loss akan ditempatkan, itu semuanya tergantung pada karakter dan pengalaman trader.

Ada beberapa macam order stop dalam forex, antara lain margin stop, chart stop, volatility stop, dan equity stop. Strategi manajemen keuangan yang baik ialah cara paling dasar untuk bertahan. Ini bisa dicapai dengan memanfaatkan beberapa macam order stop-loss.

Itu tadi beberapa kiat penting dalam penerapan manajemen keuangan untuk trading forex. Meskipun terlihat tidak sulit, namun menerapkan aturan tersebut akan membantu trader untuk tetap berada pada jalur yang benar dan tidak menemui kerugian besar yang menghabisi karirnya sebagai trader. Semoga bermanfaat

Leave A Comment

  • Your fullname is required
    • Valid email is required.
    • Please,leave us a message.